Honda Freed, Diminati Kaum Perempuan

Melihat model Honda Freed memang menggoda banyak kaum perempuan. Apalagi bagi mereka yang sudah berkeluarga. Maklum saja lantaran kendaraan ini memang memenuhi kebutuhan 7-seater.


Jenis MPV berkapasitas 1.497 cc dengan konfigurasi 4 silinder segaris ini dihadirkan kali pertama pada tahun 2009 dalam dua varian. Model pertama adalah tanpa pintu belakang elektrik yang belum dilengkapi dual SRS Airbag. Berikutnya adalah kasta tertinggi dengan mengadopsi pintu belakang yang dilengkapi motor. Tambahan lain varian ini juga sudah dilengkapi SRS Airbag di kabin depan.

Nah, melihat data efisiensi bahan bakar yang ditoreh saat test drive pada tahun 2009 tercatat kebutuhan konsumsi bahan bakar di dalam kota adalah 1 liter untuk 11,2 km. Sedangkan untuk keperluan di luar kota tercatat 1 liter untuk 13,8 km.

Perihal harga bekasnya, Anda bisa melirik estimasi berikut ini. Semisal racikan tahun 2009 A/T dibuka harga Rp 179 juta. Sedangkan untuk versi A/T 2010 dibuka dengan estimasi Rp 185 juta hingga Rp 188 juta.

Sementara itu untuk tahun yang lebih muda, yaitu 2012 versi matik dibuka dengan harga Rp 225 juta. Coba deh digoyang lagi. (mobil.otomotifnet.com)
 
Penulis : Tim OTOMOTIF • Foto : Marcel
READ MORE - Honda Freed, Diminati Kaum Perempuan

Tambah Fitur, Harga Honda Freed Naik Mulai Rp 3,5 Jutaan

Jakarta - Honda Prospect Motor melakukan penyempurnaan pada Honda Freed, dengan menambahkan fitur-fitur terbaru pada semua variannya, mulai dari tipe A, S dan juga E.

Berbagai fitur pada tipe A antara lain Auto Door Lock by speed, Headlight Reflector, ECO Lamp, Green Glass, Sliding Door, velg 15 inci plus Trim Cover, High Mount Stop Lamp, Micro Antenna, Single Din Audio, Multi Information LCD, Immobilizer & Keyless Entry, hingga rangka body G-CON + ACETM. 

Bahkan, New Freed tipe A yang merupakan versi hemat dari Honda Freed kini juga telah dilengkapi dengan perangkat keselamatan Dual SRS Airbags. Sementara penambahan fitur pada New Honda Freed tipe E meliputi AC Double Blower baru, Fog Lamp, Map Light di sisi kiri dan kanan baris kedua, serta materi fabric jok dan door lining baru yang lembut dan berkualitas berwarna hitam yang semakin memperkuat kesan elegan di dalam kabin.
 
Sementara New Honda Freed tipe S kini hadir dengan fitur yang semakin lengkap untuk memberikan nilai lebih bagi konsumennya. New Freed tipe S kini dilengkapi dengan Power Sliding Door pada pintu penumpang di sebelah kiri, Dual SRS Airbags, AC Double Blower, Side Turn Door Mirror, Security Alarm, dan Map Light.

New Honda Freed tipe A dengan transmisi otomatis dipasarkan dengan harga Rp213,5 juta. Harga ini naik Rp3,5 juta dibanding New Freed A lawas yang dibanderol Rp210 juta. 
New Freed transmisi otomatis dipasarkan dengan harga Rp238 juta. Harga ini naik Rp7,5 juta dibanding Freed Tipe S sebelumnya yang dibanderol Rp230,5 juta.

Sementara New Honda Freed tipe E transmisi otomatis dipasarkan dengan harga Rp265 juta, atau naik empat juta dibanding tipe E model sebelumnya yang memiliki harga Rp261 juta. Harga tersebut sudah berstatus On The Road Jabodetabek untuk BBN mobil pertama.

Tersedia tujuh pilihan warna New Honda Freed tipe E dan S. Alabaster Silver Metallic, Brownish Sparkle Metallic, Crystal Black Pearl, Polished Metal Metallic, White Orchid Pearl, Deep Sapphire Blue, dan warna baru Champagne Frost Pearl.

Sementara New Honda Freed tipe A tersedia dalam pilihan warna; Alabaster Silver Metallic, Crystal Black Pearl dan Polished Metal Metallic.

New Honda Freed didukung oleh mesin i-VTEC 1.5 liter. Mesin i-VTEC ini khusus diciptakan untuk MPV 7 penumpang dan menghasilkan tenaga sebesar 118 PS dengan torsi maksimal 14,9 kgm pada putaran mesin 4.800 rpm. (mobil.otomotifnet.com)
Penulis : Bagja • Foto : Honda
READ MORE - Tambah Fitur, Harga Honda Freed Naik Mulai Rp 3,5 Jutaan

Kini Makin Sempurna Dengan AC Double Blower

Jakarta - Menjaga persaingan disegmen MPV, Honda Prospect Motor tersu menyempurnakan Honda Freed. Kali ini, disuguhkan Honda Freed yang bakal semakin nyaman dengan penambahan AC double blower.

Bahkan, penambahan fitur terbaru Honda Freed pun tak hanya soal kenyamanan saja, karena urusan keamanan sekarang lebih terjamin dengan penyematan dual SRS Airbags untuk semua varian, termasuk versi hemat Freed tipe A. 
Penambahan fitur pada New Honda Freed tipe E meliputi AC Double Blower baru, Fog Lamp, Map Light di sisi kiri dan kanan baris kedua, serta materi fabric jok dan door lining baru yang lembut dan berkualitas berwarna hitam yang semakin memperkuat kesan elegan di dalam kabin.
 
Sementara New Honda Freed tipe S kini hadir dengan fitur yang semakin lengkap untuk memberikan nilai lebih bagi konsumennya. New Freed tipe S kini dilengkapi dengan Power Sliding Door pada pintu penumpang di sebelah kiri, Dual SRS Airbags, AC Double Blower, Side Turn Door Mirror, Security Alarm, dan Map Light. 
Selain tipe S dan E, New Honda Freed juga tersedia dalam tipe A dengan harga yang lebih terjangkau dan telah dilengkapi berbagai fitur pada tipe A antara lain Auto Door Lock by speed, Headlight Reflector, ECO Lamp, Green Glass, Sliding Door, 15” Steel Wheel + Trim Cover, High Mount Stop Lamp, Micro Antenna, Single Din Audio, Multi Information LCD, Immobilizer & Keyless Entry, hingga rangka body G-CON + ACE. (mobil.otomotifnet.com)
Penulis : Bagja • Foto : Honda
READ MORE - Kini Makin Sempurna Dengan AC Double Blower

Trik Pasang Pelek Lebar di Roda Belakang Honda Freed

Euforia modifikasi Honda Freed dengan menonjolkan kekuatan kaki-kaki dimana penggunaan pelek dimensi besar jadi suatu ‘kewajiban’ untuk mengisi penuh ruang roda. Hal ini yang kerap menjadi salah satu perhatian pemilik Freed yang tergabung dalam Honda Freed Owners Indonesia (HOFOS).

Kendala yang sering dihadapi adalah ruang roda belakang ketika dijejalkan pelek besar. Kadang hasil akhirnya roda menjorok keluar. Mungkin pada mobil biasa hal ini hanya berpengaruh pada estetika, namun pada Freed akan jadi kendala kala pintu penumpang model geser dibuka.

“Biar gak mentok, bisa diakali spek peleknya,” saran Andry TW, anggota senior HOFOS. Ia memberikan rekomendasi dimensi pelek besar yang aman untuk Freed khususnya di ruang roda belakang. “Jadi untuk pelek belakang maksimal 9,5 inci dan offset 38 untuk ring 19 inci,” jelas pria yang pernah menjejalkan pelek desain Concave berdimensi tersebut di Freed miliknya (Gbr.1).

Dengan dimensi seperti itu, Andry meyakinkan roda dapat terpasang sempurna tanpa harus melakukan banyak ubahan berarti. “Jarak dengan pintu pun masih ada space 2 mm jika dibuka,” senyumnya (Gbr.2). Aplikasi pelek lebar di roda belakang beda perlakuannya dengan roda depan yang bisa dibilang lebih leluasa dan dapat menempuh opsi camber. Andry pun memberikan beberapa trik yang dapat ditempuh khusus roda belakang.

“Kalau hanya mengejar kemiringan camber, diganjal pakai ring pelat bisa juga, tapi ada risikonya,” kilah penggemar warna putih ini merujuk ring pelat yang bertugas mengganjal baut kecil pada pegangan teromol roda. Namun menurutnya, opsi ini bisa berakibat baut kecil yang bukan bawaan standar tadi rentan patah, tidak cukup kuat menahan beban.

Nah, jurus yang paling mudah yakni mengganti lower spring produk aftermarket. “Untuk Freed kalau ganti per ceper sudah camber dikit kok,” sarannya. Di pasaran, sudah banyak yang menyediakan ragam merek per yang mampu mereduksi ketinggian bodi ini (Gbr.3).

Menurut Andry, penggantian per ini turut membantu camber hingga kemiringan -1° ke dalam. Diakuinya cukup optimal untuk merenggangkan jarak tepi roda belakang dengan pintu geser samping bawaan Freed.

Mau coba?  (mobil.otomotifnet.com)

 
Penulis : Anto • Foto : Anto
READ MORE - Trik Pasang Pelek Lebar di Roda Belakang Honda Freed

Ganti Kampas Rem Aftermarket untuk Honda Freed

Modifikasi memang mengasyikkan, apalagi jika dijalankan bersama teman-teman sehobi di klub. Namun yang terjadi di Freed For Fun Community (F3C), ketika opsi penggunaan pelek diameter besar ditempuh, kinerja rem standar dirasakan sebagian anggotanya kurang maksimal lagi (Gbr.1).

"Pas pake pelek gede, remnya kurang ngegigit," keluh Merry Gusliana, salah satu pendiri F3C yang mengandalkan lingkar roda 17 inci. Pendapat senada juga dirasakan salah satu pengguna Freed yang pernah menjejalkan pelek ring 18 inci. "Kebanyakan yang pakai diameter pelek 17 inci ke atas rem jadi kurang pakem, lalu cenderung ngeloyor," sahut  Richard Febri, salah satu anggota F3C bernomor register 48.

Menurutnya, pemakaian diameter pelek rentang 17 inci hingga 19 inci di Freed pada kecepatan tinggi kisaran 150 km/jam, ketika pedal rem diinjak, mobil tidak sepenuhnya langsung berhenti alias jadi ngeloyor. "Salah satu solusinya yakni mengganti kampas rem depan dengan tipe performance produk aftermarket," saran pembesut Freed PSD 2011 ini (Gbr.2).

Klaimnya, produk aftermarket ini punya kinerja lebih baik dibanding versi standarnya. Ada dua merek produk yang banyak dipakai anggota F3C, yakni Bendix dan Brembo. Soal harga pun juga tidak jauh berbeda dengan orisinilnya, ada di kisaran Rp 400 ribuan untuk sepasang kampas rem depan ini.


"Tapi lebih nyaman, apalagi pas pakai pelek gede," sahut Richard. Bagaimana soal daya tahannya? "Saya sudah tiga kali ganti oli mesin, tebalnya masih setengah tuh," tambahnya.

Namun begitu ada konsekuensinya memakai produk non-orisinal Honda. Richard menjelaskan karakter pengereman dari produk aftermarket ini cenderung lebih keras dibanding versi standar pabrikan.

Sehingga efek jangka panjangnya piringan rem akan lebih cepat terkikis. "Mungkin kalau di rpm tinggi enggak ngeloyor lagi, tapi saat piringan mulai panas, si kampas ini tidak bekerja dengan maksimal," saran penggemar modifikasi ini. Richard menyarankan, lebih optimal jika piringan rem ikut diganti produk aftermarket salah satu merek tadi (Gbr.3).

Richard juga menjelaskan bahwa konsekuensi kinerja produk aftermarket yang lebih baik, maka untuk daya tahannya dipastikan lebih cepat dibanding orisinil. Menurutnya jika pemakaian harian mobil dominan dalam perkotaan usia kampas rem alternatif ini bisa mencapai lebih dari dua tahun.

Jadi ada plus-minus juga bila dibandingkan pemakaian kampas rem standar dengan roda standar.  (mobil.otomotifnet.com)

 
Penulis : Anto • Foto : Anto

READ MORE - Ganti Kampas Rem Aftermarket untuk Honda Freed

Atasi Bunyi Tek, Tek, Tek Pintu Honda Freed, Pakai Kondom Biar Tak Longgar

JAKARTA - Pada sebagian besar pemilik Honda Freed bukan menjadi rahasia lagi kalau pintu geser samping agak bermasalah. Terutama timbulnya bunyi-bunyian tek,tek, tek.

“Walaupun sudah tertutup rapat bunyi tek, tek, tek masih terdengar. Apalagi kalau lewat jalan rusak, bunyinya jadi lebih keras,” ungkap Sandra Febria, pemilik Freed warna hitam tahun 2010.

Untung, wanita ini tergabung dalam F3C (Freed For Fun Community). Berbekal obrolan dengan komunitasnya, masalah pintu tersebut bisa diselesaikan. “Saya dengar, dikasih semacam kondom,” ujar ketua umum F3C ini.

Menurut S. Gunawan, service manager bengkel resmi mobil Honda Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jaksel, kondom tersebut berfungsi sebagai pengganjal supaya tidak menimbulkan bunyi.

Karena, kata Gunawan, sumber bunyi yang mengganggu kenyamanan itu ada pada dua ‘penonjok’ yang ada di pintu (Gbr. 1) dan dua lubang yang menempel di pilar pintu (Gbr. 2).

Meskipun pintu sudah tertutup rapat namun masih ada celah. Alhasil, karena longgar, penonjok dan lubangnya saling bersentuhan dan menimbulkan bebunyian.

Solusinya, memberi ‘ganjalan’ berupa kondom pada batang penonjoknya itu. “Kondomnya dari karet bisa dari apa saja. Biasanya saya pakai penutup bekas slang kompresor AC atau lainnya,” sahutnya.

Yang penting, panjang dan diameter kondom harus pas dengan batang penonjok (Gbr. 3). “Kondomnya jangan ketebalan, nanti pintu susah ditutup,” saran Gunawan.

Jika sudah nemu ukuran yang pas, lanjutnya, pintu harus disetel ulang. Penyetelan harus dilakukan agar pintu dapat tertutup rapat. Soalnya setelan pintu akan berubah karena sudah ditambahi kondom.

Gunakan kunci pas/ring 10 untuk menyetel dudukan lubang penonjok (Gbr. 4). “Setel sampai pintu dapat tertutup rapat kembali,” tegasnya pria yang sudah melakukan tips ini ke sejumlah Freed pelanggannya.  (mobil.otomotifnet.com)

 
Penulis : Pj • Foto : Panji
READ MORE - Atasi Bunyi Tek, Tek, Tek Pintu Honda Freed, Pakai Kondom Biar Tak Longgar

Cara Rutin Bersihkan Sliding Door Honda Freed, Biar Hati Lega

JAKARTA - Bagi sebagian keluarga kecil mapan, Honda Freed merupakan sarana transportasi ideal untuk memenuhi berbagai kebutuhan berkendara.

Apalagi kini, tidak sedikit diantaranya wanita yang rata-rata berstatus ibu rumah tangga mengandalkan minivan tujuh penumpang ini.

Salah satu fitur standar yang paling disukai yakni automatic sliding door atau juga dikenal dengan power sliding door(PSD).

Namun, perjalanan bersama keluarga bisa sedikit terusik dengan gangguan yang ditimbulkan dari fitur pintu geser otomatis ini.

“Ada bunyi saat mobil berjalan, apalagi kalau ada lubang di jalan dan bodi mobil berguncang,” ujar Sasa Faya Yudhaka, sekjen Honda Freed Owners Indonesia (HOFOS) yang aktif mengkoordinir sejumlah member wanita pengguna Honda Freed.

Lebih lanjut, ibu dari Nimo ini merinci suara bising yang timbul layaknya dua benda keras yang bergesekan. “Biasanya kita langsung bawa ke bengkel resmi, lalu menurut mekaniknya di bagian pintu gesernya ada yang dikencangkan,” jelas Maria Kusuma, pengguna Honda Freed 2010 bernuansa Hello Kitty.

Jalur rel pintu geser rentan kotor dan menimbul kerak(kiri). Bushing di pintu jangan lupa turut dibersihkan(kanan).
Nah, sampai disini perwakilan bengkel resmi buka suara. “Komponen yang dikencangkan adalah striker assy slide door yang ada di pilar B dan latch assy yang menempel di pintu,” terang Asep Ende, general repair service advisor Honda Cikarang, Jabar.

Lebih lanjut, pria komunikatif ini menjelaskan bahwa komponen tersebut rentan kendur jika bodi sering berguncang akibat seringnya melintasi kontur jalanan yang rusak.

Komponen berbentuk roller ini terdapat dua buah, pada bagian atas yang berbahan plastik dan bagian bawah yang berbahan besi. “Biasanya setelah dicuci atau kena hujan, pelumas roller bisa luruh, terlebih jika setelah itu terjemur kepanasan, pasti ada yang seret,” jelas Sonny, salah satu member aktif HOFOS. 

 Cukup semprotkan cairan pembersih secara berkala(kiri). Bagian atas plastik dan bawah metal(kanan).
Roller plastik, bisa disemprot dengan menggunakan cairan silikon khusus bahan plastik. Sedangkan roller besi, bisa dilumasi menggunakan oli gemuk tipe low temperature yang warnanya transparan.

“Bersihkannya musti rajin, bisa juga pakai white grease,” saran Sonny. Lebih lanjut, pria berkacamata ini menjelaskan bahwa dengan perawatan seperti ini, bunyi dapat diredam untuk jangka waktu tertentu. Bagian yang juga wajib diperhatikan yakni rel yang merupakan jalur pergeseran pintu.

Karena merupakan jalur rutin mekanisme buka tutup pintu, maka kotoran atau kerak yang timbul rentan mengakibatkan gesekan sehingga menimbulkan bunyi yang cukup mengganggu. “Enggak cuma relnya, bushing-nya juga harus rajin dibersihkan,” tutup Sonny. Yang rajin ya!  (mobil.otomotifnet.com)

 
Penulis : Anto • Foto : Anto
READ MORE - Cara Rutin Bersihkan Sliding Door Honda Freed, Biar Hati Lega