Showing posts with label Tips Perawatan. Show all posts
Showing posts with label Tips Perawatan. Show all posts

FUEL LID Honda Freed

Sistem buka penutup bensin Honda Freed tak lagi mengandalkan tarikan tuas dari dalam kabin. Namun menggunakan sistem tekan pada penutupnya langsung. Beberapa konsumen mengalami kejadian yang tak mengenakkan, yakni fuel lid (penutup bensin) susah untuk dibuka. Itu disebabkan ‘tonjokkan' dan penahan fuel lid amblas ke dalam. "Biasanya karena petugas SPBU yang tak sabar, main tekan penutup saja. Makin susah, semakin kencang ditekan. Itu yang bikin amblas," cerita Sarto Rombe, kepala bengkel Honda Pondok Pinang.


Jika tonjokan tersebut sudah amblas, maka kinerja kunci pintu samping kiri juga bermasalah. Sebab antara kunci pintu kiri dan fuel lid terhubung secara elektrikal. Seandainya kunci fuel lid amblas ketika kunci pintu terbuka, maka kunci tersebut tak bisa ditutup menggunakan remote. "Harus secara manual," seru Sarto.

Untuk mengembalikannya mudah saja. Tinggal tarik lagi sampai pada tempatnya. Sebab itu, jika mobil belum berhenti atau kunci pintu kiri belum terbuka, maka fuel lid juga masih terkunci. Hal ini yang kurang dimengerti petugas SPBU sehingga kerap menekan dengan paksa.

"Padahal kalau kunci pintu sudah terbuka, tekan dengan perlahan, fuel lid juga terbuka kok," ucapnya. (mobil.otomotifnet.com)
Penulis : Toncil • Foto : DOK. OTOMOTIF
READ MORE - FUEL LID Honda Freed

Mencegah Karat

Coba cek Honda Freed. Apakah sudah ada tanda-tanda karat menyerang? Rizky Firmansyah pemilik Honda Freed 2009 sudah mengalaminya. "Aneh juga sih, mobilnya tergolong baru tapi kok sudah berkarat. Mau tidak mau harus kita repair sendiri karena tak masuk garansi," sebutnya.


Posisi karat yang menyerang juga cukup aneh dan tak lazim. Beberapa titik di balik karet pintu samping dan beberapa lagi direl pintu. "Indikasinya karet pintu bagian atas akan terasa gembung. Kalau pas cuci mobil, coba raba karet itu. Seandainya gembung, siap-siap terima karat," sebutnya.

Jika terdapat karat, berarti pada lokasi tersebut air tak dapat mengalir dengan baik sehingga menggenang.

Seandainya sudah terserang karat, tak ada cara lain selain memberangusnya.  (mobil.otomotifnet.com)
Penulis : Toncil • Foto : DOK. OTOMOTIF
READ MORE - Mencegah Karat

Menilik Lampu Belakang

Diketemukan lampu belakang Honda Freed yang berair atau berembun. Ini disebabkan karena reflector yang mengalami keretakakkan. Lokasi tepatnya berada di sekitar soket lampu belakang.


Indikasinya, pada lokasi tersebut terdapat titik-titik putih layaknya jamur kapur. Intip saja dari luar terlebih dahulu untuk memastikannya.

Jika memang sudah pasti ada titik-titik putih dan kemudian ditemui adanya keretakan lebih baik segera diperbaiki. Gunakan sealant untuk memperbaikinya.

Seandainya tak diperbaiki maka pada lokasi tersebut menjadi tempat jalurnya air masuk. Kalau dibiarkan maka air bisa mengenai soket lampu dan terjadi hubungan pendek.  (mobil.otomotifnet.com)
Penulis : Toncil • Foto : DOK. OTOMOTIF
READ MORE - Menilik Lampu Belakang

Honda Freed, Perhatikan Kaca Film

Honda Freed generasi awal hanya dibekali AC single blower dan belum ditambahkan kaca film pada kaca depan. Padahal kaca depan yang sangat landai tersebut memungkinkan sinar matahari menerbos masuk dalam jumlah banyak. Akibatnya kabin menjadi panas. "Apalagi kalau habis parkir terjemur dalam waktu lama. AC kadang tidak membantu," sebut Rizky.


Menangkal hal tersebut, Rizky menyarankan untuk memilih kaca film yang bagus untuk bagian depan. Meski saat ini sudah banyak kaca film yang clear, namun tetap harus cermat supaya benar-benar bermanfaat. (mobil.otomotifnet.com)
Penulis : Toncil • Foto : Reza
READ MORE - Honda Freed, Perhatikan Kaca Film

Seputar Kaki-kaki Honda Freed

Bagian kaki-kaki juga cukup awet dan minim masalah. "Paling hanya karet support dan link stabil saja yang paling banyak ganti," sebut Agus R dari Maju Terus Motor di Pasar Palmerah lantai 3 blok B nomor 27 Jakarta Pusat yang khusus berdagang spare part mobil Honda.


Indikasinya akan terdengar bunyi mengganggu ketika melewati jalanan tidak rata. Suaranya seperti ‘glutuk glutuk'. Mendeteksinya tidak terlalu sulit. Jika suara terdengar di bagian atas dekat kap mesin hampir dapat dipastikan berasal dari karet support. Kalau link stabil suara yang hampir sama terdengarnya berada di bagian bawah. Karena posisi link stabil di samping shock absorber.

Harga juga masih relatif terjangkau. Karet support Rp 450 ribu untuk sepasang. Sedang karet link stabil Rp 300 ribu per unit. Ongkos penggantian kedua parts ini juga tidak terlalu mahal sekitar Rp 150 sampai 200 ribu.

Kalau masih kemahalan ada juga versi KW yang harganya sekitar Rp 200 ribuan buat karet support sepasang. Tetapi soal daya tahan tentu saja berbeda. Genuine part pasti lebih awet. "Yang penting cara mengendarai mobil juga perlu diperhatikan. Jika ada lubang atau jalan rusak jangan tetap berlari kencang, nah itu yang bikin kaki-kaki cepat rusak," terang Agus.  (mobil.otomotifnet.com)
Penulis : Hardi • Foto : Hardi
READ MORE - Seputar Kaki-kaki Honda Freed

Seputar Jalinan Kabel Honda Freed

Berhati-hatilah ketika memasang kaca film bagian depan. Sebab tepat dibawah dasbor, diatas pedal gas terdapat multiplex. Jalinan semua kabel untuk elektrikal mobil berkumpul disitu.


Seandainya tidak hati-hati ketika memasang kaca film, dan air yang dipakai untuk memasang kaca film jatuh ke multiplex maka akan mengganggu kinerjanya.

"Semua berasal dari situ. Mulai mesin, ECU mobil, instrument cluster dan semua elektrikal ada disitu. Bahkan juga untuk transmisi," wanti Sarto Rombe, Kepala bengkel Honda Pondok Pinang, Jaksel.

Seandainya sudah kejadian dan dianalisa oleh pihak Honda ternyata ada air masuk kabel tersebut maka warranty tidak akan berlaku.

Ada baiknya, ketika memasang kaca film bagian depan, minta ke pihak pemasang untuk memasang kain di atas dasbor untuk menyerap air yang ada. (mobil.otomotifnet.com)
Penulis : Toncil • Foto : DOK. OTOMOTIF
READ MORE - Seputar Jalinan Kabel Honda Freed

Kenali Pintu Sliding

Pintu jenis geser perlu perhatian ekstra pada saat merawatnya. Kebersihan rel dan karet harus dijaga. "Untuk bagian karetnya dapat disemprot silicone cair yang khusus untuk melumasi bahan karet," sebut Felix Teddy dari Gear Up Workshop di bilangan Rajawali Selatan Jakarta Pusat.


"Kalau bagian rel cukup oleskan gemuk (grease). Jangan terlalu banyak karena debu dan pasir serta kotoran lainnya mudah menempel di gemuk tersebut," tambah pria berpostur tinggi besar.

Cara mencegah kotoran supaya tak mudah masuk ke rel yakni jangan biarkan pintu terbuka jika memang tidak perlu. Hindari parkir di bawah terik matahari langsung karena mampu membuat karet menjadi mudah sobek dan getas.

Selain itu, banyak juga yang mengeluh pintu geser kadang berbunyi saat mobil berjalan. Meski bersuara kecil namun cukup mengganggu. Untuk menghilangkannya, lebih baik memanfaatkan jasa bengkel resmi. Sebab, pintu harus disetel. Sebab masalah ini tidak akan selesai hanya dengan menutup atau menambah ‘kondom' di tonjolan pada bagian depan pintu geser.

Kejadian pintu berbunyi ini akan mudah didapat pada mobil yang sering melewati jalanan dalam kondisi tak baik. (mobil.otomotifnet.com)
Penulis : Toncil, Hardy • Foto : Toncil
READ MORE - Kenali Pintu Sliding

Bedah Mesin Honda Freed

Untuk sektor mesin Honda Freed termasuk tak mudah rewel. Hanya terdapat sedikit masalah. Biasanya busi NGK IZFR6K-13 laser iridium bawaan pabrik tidak kuat jika tangki bahan bakar diisi dengan bensin bersubsidi (premium-red).


"Gejalanya performa turun drastis. Tidak bisa lari lebih dari 120km/jam," ujar Rudy Solihin pemilik bengkel Ramayana Motor khusus Honda di bilangan Kedoya Jakarta Barat. Solusinya cukup mudah, tinggal ganti busi dengan tipe yang sama dengan bawaan pabrik.

Alternatif lain bisa juga menggunakan busi yang umum seperti NGK ZFR6K-11 seharga 100 ribu rupiah untuk 4 buah. "Imbasnya ke performa sedikit menurun dibandingkan kondisi normal, dan jika pakai busi tak sesuai spesifikasi pabrik akan lebih boros sedikit," tambah Rudy.

Masalah lain pada Honda Freed jika kita membersihkan throttle body saat tune up sendiri. Terkadang setelah selesai dibersihkan dan dipasang seperti semula, idle sedikit lebih tinggi dibanding keadaan normal. Normal 700 sampai 800 rpm dalam kondisi AC off, ketika terjadi idle error maka posisi jarum tachometer menunjukan angka 1000 rpm.  (mobil.otomotifnet.com)
Penulis : Hardi • Foto : DOK. OTOMOTIF
READ MORE - Bedah Mesin Honda Freed

Ganti Kampas Rem Aftermarket untuk Honda Freed

Modifikasi memang mengasyikkan, apalagi jika dijalankan bersama teman-teman sehobi di klub. Namun yang terjadi di Freed For Fun Community (F3C), ketika opsi penggunaan pelek diameter besar ditempuh, kinerja rem standar dirasakan sebagian anggotanya kurang maksimal lagi (Gbr.1).

"Pas pake pelek gede, remnya kurang ngegigit," keluh Merry Gusliana, salah satu pendiri F3C yang mengandalkan lingkar roda 17 inci. Pendapat senada juga dirasakan salah satu pengguna Freed yang pernah menjejalkan pelek ring 18 inci. "Kebanyakan yang pakai diameter pelek 17 inci ke atas rem jadi kurang pakem, lalu cenderung ngeloyor," sahut  Richard Febri, salah satu anggota F3C bernomor register 48.

Menurutnya, pemakaian diameter pelek rentang 17 inci hingga 19 inci di Freed pada kecepatan tinggi kisaran 150 km/jam, ketika pedal rem diinjak, mobil tidak sepenuhnya langsung berhenti alias jadi ngeloyor. "Salah satu solusinya yakni mengganti kampas rem depan dengan tipe performance produk aftermarket," saran pembesut Freed PSD 2011 ini (Gbr.2).

Klaimnya, produk aftermarket ini punya kinerja lebih baik dibanding versi standarnya. Ada dua merek produk yang banyak dipakai anggota F3C, yakni Bendix dan Brembo. Soal harga pun juga tidak jauh berbeda dengan orisinilnya, ada di kisaran Rp 400 ribuan untuk sepasang kampas rem depan ini.


"Tapi lebih nyaman, apalagi pas pakai pelek gede," sahut Richard. Bagaimana soal daya tahannya? "Saya sudah tiga kali ganti oli mesin, tebalnya masih setengah tuh," tambahnya.

Namun begitu ada konsekuensinya memakai produk non-orisinal Honda. Richard menjelaskan karakter pengereman dari produk aftermarket ini cenderung lebih keras dibanding versi standar pabrikan.

Sehingga efek jangka panjangnya piringan rem akan lebih cepat terkikis. "Mungkin kalau di rpm tinggi enggak ngeloyor lagi, tapi saat piringan mulai panas, si kampas ini tidak bekerja dengan maksimal," saran penggemar modifikasi ini. Richard menyarankan, lebih optimal jika piringan rem ikut diganti produk aftermarket salah satu merek tadi (Gbr.3).

Richard juga menjelaskan bahwa konsekuensi kinerja produk aftermarket yang lebih baik, maka untuk daya tahannya dipastikan lebih cepat dibanding orisinil. Menurutnya jika pemakaian harian mobil dominan dalam perkotaan usia kampas rem alternatif ini bisa mencapai lebih dari dua tahun.

Jadi ada plus-minus juga bila dibandingkan pemakaian kampas rem standar dengan roda standar.  (mobil.otomotifnet.com)

 
Penulis : Anto • Foto : Anto

READ MORE - Ganti Kampas Rem Aftermarket untuk Honda Freed

Atasi Bunyi Tek, Tek, Tek Pintu Honda Freed, Pakai Kondom Biar Tak Longgar

JAKARTA - Pada sebagian besar pemilik Honda Freed bukan menjadi rahasia lagi kalau pintu geser samping agak bermasalah. Terutama timbulnya bunyi-bunyian tek,tek, tek.

“Walaupun sudah tertutup rapat bunyi tek, tek, tek masih terdengar. Apalagi kalau lewat jalan rusak, bunyinya jadi lebih keras,” ungkap Sandra Febria, pemilik Freed warna hitam tahun 2010.

Untung, wanita ini tergabung dalam F3C (Freed For Fun Community). Berbekal obrolan dengan komunitasnya, masalah pintu tersebut bisa diselesaikan. “Saya dengar, dikasih semacam kondom,” ujar ketua umum F3C ini.

Menurut S. Gunawan, service manager bengkel resmi mobil Honda Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jaksel, kondom tersebut berfungsi sebagai pengganjal supaya tidak menimbulkan bunyi.

Karena, kata Gunawan, sumber bunyi yang mengganggu kenyamanan itu ada pada dua ‘penonjok’ yang ada di pintu (Gbr. 1) dan dua lubang yang menempel di pilar pintu (Gbr. 2).

Meskipun pintu sudah tertutup rapat namun masih ada celah. Alhasil, karena longgar, penonjok dan lubangnya saling bersentuhan dan menimbulkan bebunyian.

Solusinya, memberi ‘ganjalan’ berupa kondom pada batang penonjoknya itu. “Kondomnya dari karet bisa dari apa saja. Biasanya saya pakai penutup bekas slang kompresor AC atau lainnya,” sahutnya.

Yang penting, panjang dan diameter kondom harus pas dengan batang penonjok (Gbr. 3). “Kondomnya jangan ketebalan, nanti pintu susah ditutup,” saran Gunawan.

Jika sudah nemu ukuran yang pas, lanjutnya, pintu harus disetel ulang. Penyetelan harus dilakukan agar pintu dapat tertutup rapat. Soalnya setelan pintu akan berubah karena sudah ditambahi kondom.

Gunakan kunci pas/ring 10 untuk menyetel dudukan lubang penonjok (Gbr. 4). “Setel sampai pintu dapat tertutup rapat kembali,” tegasnya pria yang sudah melakukan tips ini ke sejumlah Freed pelanggannya.  (mobil.otomotifnet.com)

 
Penulis : Pj • Foto : Panji
READ MORE - Atasi Bunyi Tek, Tek, Tek Pintu Honda Freed, Pakai Kondom Biar Tak Longgar

Cara Rutin Bersihkan Sliding Door Honda Freed, Biar Hati Lega

JAKARTA - Bagi sebagian keluarga kecil mapan, Honda Freed merupakan sarana transportasi ideal untuk memenuhi berbagai kebutuhan berkendara.

Apalagi kini, tidak sedikit diantaranya wanita yang rata-rata berstatus ibu rumah tangga mengandalkan minivan tujuh penumpang ini.

Salah satu fitur standar yang paling disukai yakni automatic sliding door atau juga dikenal dengan power sliding door(PSD).

Namun, perjalanan bersama keluarga bisa sedikit terusik dengan gangguan yang ditimbulkan dari fitur pintu geser otomatis ini.

“Ada bunyi saat mobil berjalan, apalagi kalau ada lubang di jalan dan bodi mobil berguncang,” ujar Sasa Faya Yudhaka, sekjen Honda Freed Owners Indonesia (HOFOS) yang aktif mengkoordinir sejumlah member wanita pengguna Honda Freed.

Lebih lanjut, ibu dari Nimo ini merinci suara bising yang timbul layaknya dua benda keras yang bergesekan. “Biasanya kita langsung bawa ke bengkel resmi, lalu menurut mekaniknya di bagian pintu gesernya ada yang dikencangkan,” jelas Maria Kusuma, pengguna Honda Freed 2010 bernuansa Hello Kitty.

Jalur rel pintu geser rentan kotor dan menimbul kerak(kiri). Bushing di pintu jangan lupa turut dibersihkan(kanan).
Nah, sampai disini perwakilan bengkel resmi buka suara. “Komponen yang dikencangkan adalah striker assy slide door yang ada di pilar B dan latch assy yang menempel di pintu,” terang Asep Ende, general repair service advisor Honda Cikarang, Jabar.

Lebih lanjut, pria komunikatif ini menjelaskan bahwa komponen tersebut rentan kendur jika bodi sering berguncang akibat seringnya melintasi kontur jalanan yang rusak.

Komponen berbentuk roller ini terdapat dua buah, pada bagian atas yang berbahan plastik dan bagian bawah yang berbahan besi. “Biasanya setelah dicuci atau kena hujan, pelumas roller bisa luruh, terlebih jika setelah itu terjemur kepanasan, pasti ada yang seret,” jelas Sonny, salah satu member aktif HOFOS. 

 Cukup semprotkan cairan pembersih secara berkala(kiri). Bagian atas plastik dan bawah metal(kanan).
Roller plastik, bisa disemprot dengan menggunakan cairan silikon khusus bahan plastik. Sedangkan roller besi, bisa dilumasi menggunakan oli gemuk tipe low temperature yang warnanya transparan.

“Bersihkannya musti rajin, bisa juga pakai white grease,” saran Sonny. Lebih lanjut, pria berkacamata ini menjelaskan bahwa dengan perawatan seperti ini, bunyi dapat diredam untuk jangka waktu tertentu. Bagian yang juga wajib diperhatikan yakni rel yang merupakan jalur pergeseran pintu.

Karena merupakan jalur rutin mekanisme buka tutup pintu, maka kotoran atau kerak yang timbul rentan mengakibatkan gesekan sehingga menimbulkan bunyi yang cukup mengganggu. “Enggak cuma relnya, bushing-nya juga harus rajin dibersihkan,” tutup Sonny. Yang rajin ya!  (mobil.otomotifnet.com)

 
Penulis : Anto • Foto : Anto
READ MORE - Cara Rutin Bersihkan Sliding Door Honda Freed, Biar Hati Lega

Tambah Peredam Kabin Honda Freed Khusus Pecinta Audio

OTOMOTIFNET (Rabu, 12/05/10) - Meski sudah didesain dengan penuh perhitungan oleh pihak pabrikan Honda, tetap saja ada konsumen yang butuh akustik lebih pada kabin Honda Freed .

"Umumnya kabin terasa bising saat mobil melaju kencang. Mungkin karena mobilnya juga rendah, jadi efek road noise terdengar jelas di kabin," ungkap Hongyono, instalatur Prisma Autosound (PA), yang pernah melapis sekujur kabin Freed buat mengejar kabin lebih kedap suara.


Gbr 1

Gbr 2

Gbr 3

Gbr 4

Melapis panel kabin Freed perlu perhitungan, agar usaha melapisi dengan peredam tak mubazir. Menurut Ahong sapaannya, pelapisan bisa difokuskan di bagian bawah. Mulai dari lantai dasar di bawah dasbor (Gbr.1), sampai ke lantai kabin belakang. "Jadi harus bongkar jok dan karpetnya," tandas instalatur audio yang mangkal di kawasan Arteri Pondok Indah, Jaksel ini.

Pelapisan bagian lantai dasar kabin memakai peredam berbahan aspal, sebanyak satu lapis di seluruh bagian. Khusus di bagian roda harus dibikin lebih tebal sebanyak dua lapis (Gbr.2), untuk mengurangi bunyi dengung roda terutama saat melibas kontur jalan beton.

Biasanya para instalatur audio melapis panel pintu untuk mengurangi distorsi suara dari luar. Namun menurut Ahong, buat pemakaian harian lebih penting melapisi plafon ketimbang panel pintu. "Tujuannya buat mengurangi suara air hujan, karena bagian plafon punya Freed bahannya terlalu kosong," tambahnya.

Selain untuk mengurangi efek suara air hujan, pemasangan peredam di plafon juga difungsikan untuk meredam hawa panas saat kondisi terik. Untuk itu sebaiknya memakai dua macam material. Peredam berbahan aspal untuk menghalau suara berisik dari air hujan, dan yang berbahan alumunium buat meredam hawa panas berlebih.

Peredam alumunium ini seperti yang kerap dipakai pada atap bangunan. Modelnya berupa lembaran dan direkatkan setelah peredam aspal nempel di plafon. Sehingga panas lebih dulu terserap peredam aspal, sementara lapisan alumunium hanya bertugas menahan hawa panas agar tidak mudah masuk ke kabin.

Ada opsi lain memaksimalkan sound di kabin serta suara midbass. Dengan melapis panel pintu depan dan belakang. Khusus di bagian belakang, hati-hati saat membongkar trim dinding kabinnya. Sebab terdapat motor sliding door di dalamnya (Gbr.3). Bagian yang perlu dilapis hanya di sekitar motor elektriknya (Gbr.4).

Penulis/Foto: Anton / Anton

READ MORE - Tambah Peredam Kabin Honda Freed Khusus Pecinta Audio

Cara Aman Pasang Kaca Film Di Honda Freed


Cara nyerut air yang benar, harus dimulai dari sisi kanan ke kiri

OTOMOTIFNET (Jum'at, 14/05/10) - Problem pada sistem kelistrikan Honda Freed disinyalir akibat boks sekring multiplex di kabin, basah. Entah dari mana datangnya, yang jelas tidak ada kebocoran di semua panel, lantaran mobil masih baru.

Menurut analisa PT V-Kool Indo Lestari (VIL) rekanan PT Honda Prospect Motor(HPM), ini akibat kesalahan prosedur saat pemasangan lapisan film di kaca depan Freed oleh instalatur yang belum terlatih.

“Saya malah coba-coba mobil dan AC harus hidup saat pasang kaca film,” terang Jumi dari Jaya Mandiri, Pasar Mobil Kemayoran, Jakpus yang menjual berbagai macam merek kaca film. Emm kayak apa sih prosedur yang benar?

"Untuk pemasangan memang butuh air cukup banyak. Tapi di Freed, air yang dipakai sebaiknya jangan berlebihan," jelas Fredy Susanto, quality control manager VIL.

Untuk itu wajib mengetahui langkah pemasangan lapisan film secara benar, jika mau memasangnya di kaca depan. Fredy menyarankan, ketika proses pembasahan di seluruh permukaan lapisan film maupun kaca, gunakan air secukupnya dengan cara menyemprotkan secara merata dan tak berlebihan. Supaya sisa air enggak bikin dasbor banjir, yang pastinya juga bakal rembes ke sela-sela dan membasahi boks sekring.

Untuk menghindari tetesan air cukup banyak, dasbor harus ditutup handuk dan tatakan dasbor

Kertas tissue harus diganti baru tiap sekali langkah nyerut, supaya air dapat terserap maksimal, sehingga tak banyak yang berceceran ke dasbor
Setelah lapisan film terpasang di kaca depan, proses membersihkan sisa air di seluruh bidang kaca juga musti benar. Teknisi kaca film biasanya nyerut atau membersihkan sisa air tanpa memerhatikan arah. Bisa mulai dari tengah, kiri, kanan dan atas. "Khusus pemasangan lapisan film di Freed, langkah nyerut yang benar harus ditarik dari sisi kanan ke kiri, begitu seterusnya dan arahnya tidak boleh berantakan," tandas Fredy.

Pertimbangannya, lanjut pria berkantor di Jl. Gunung Sahari Raya No.20, Jakpus ini, posisi boks sekring Freed berada di areal leg room sebelah kanan. Artinya, kalau nyerut dimulai dari sisi kiri kaca depan, lelehan air lebih banyak terbuang ke sisi kanan dasbor, dan dikhawatirkan rembesannya makin banyak.

Sebagai langkah pencegahan biar air tak merembes ke dalam dasbor, seluruh permukaan dasbor yang terdapat celah harus ditutup rapat. Seperti di bagian sudut kaca depan, serta lubang-lubang yang terdapat di sekujur dasbor, perlu diberi pelapis sementara.

Siapkan sumbu kompor yang masih baru, untuk diselipkan ke dalam sudut kaca dan dasbor terutama sisi kanan. Cara ini sudah dijajal VIL dan hasilnya, kemampuan menutup celah lebih baik ketimbang pakai kain lap atau kertas tissue.

Langkah selanjutnya menutup seluruh lubang yang terdapat di sekujur dasbor. Supaya tidak menyulitkan membukanya kembali, sebaiknya pakai lakban berbahan kertas.

Biar air enggak mudah merembes ke celah sekecil apapun, tutup seluruh sudut yang sudah dijejali sumbu kompor dan lakban tadi dengan kain chamois.

Tahap berikutnya menutup dasbor pakai kain handuk. Tujuannya agar ceceran air mudah meresap, layaknya menyeka air sehabis mandi. Untuk menjaga agar handuk tidak terlalu basah, bisa menutupnya pakai tatakan dasbor berbahan kalep. Kalau tidak ada bisa juga pakai plastik lebar. Ribet ya? yang penting mobil selamet bang.

Penulis/Foto: Anton / Anton
READ MORE - Cara Aman Pasang Kaca Film Di Honda Freed

Awas! Kaca Film Bisa Bikin Kelistrikan Honda Freed Bermasalah

OTOMOTIFNET (Jum'at, 14/05/10) - Kalau Anda pemilik Honda Freed, lantas saat di jalan tiba-tiba terkena gangguan kelistrikan, sebaiknya tidak keburu panik. Pinggirkan saja mobil dan coba perhatikan apa saja malfungsi kelistrikan yang terjadi saat itu.


Apakah diikuti klakson yang berbunyi terus, headlamp mati, MID dan tanda ABS menyala? Kalau mobil masih bisa jalan segera mampir ke bengkel resmi terdekat. Atau jika sampai kejadian tuas matik tidak bisa pindah, jangan malu-malu telepon bengkel resmi untuk asistensi.

Nah jika keadaan sudah aman terkendali, segera ingat apakah baru-baru ini Anda pasang kaca film untuk kaca depan? Jika ya, bisa dipastikan inilah penyebabnya. “Di Bandung sudah ada Freed teman yang jadi korban. Kelistrikan tiba-tiba ngaco dan AC mati,” terang M. Firman Nurimansyah yang juga pemilik minivan keluaran 2010 yang tinggal di Bandung, Jabar.

Andri Trisna Widjaja dari Honda Freed Owner Indonesia (HOFOS) juga mengakui kalau beberapa anggotanya terkena problem serupa. “Solusinya bisa ditangani bengkel resmi. Penyebabnya memang cipratan air dari instalatur kaca film dan menyelinap ke sistem kelistrikan di balik dasbor,” tambah Jonfis Fandy, Marketing and After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor (HPM). Kok bisa ya?

SISTEM KELISTRIKAN (TETAP) UNTUNG ADA MULTIPLEX

Penelusuran di sentra aksesori mobil, klub dan PT HPM, memang sudah dipastikan kalau biang keladi lumpuh dan ngaconya kelistrikan Feed akibat air. Uap air yang aslinya dari sprayer instalatur kaca film, disemprotkan ke kaca depan bagian dalam dan menyelinap ke bawah dasbor. Sebelum akhirnya menyerang pusat kelistrikan pada kotak sekring.

Namun itu bukanlah fuse box biasa tapi terminal multiplex atau dikenal juga central control module(CCM). “Harga terminal multiplex hampir Rp 6 juta,” terang Andri, yang salah seorang temannya pernah mengganti komponen ini.

Sistem perkabelan multiplex yang dimiliki Freed sebagai solusi mobil masa kini yang punya banyak fitur. Bayangkan berapa kabel yang dibutuhkan jika untuk mengatur sebuah fitur, tetap dibutuhkan dua pasang kabel kayak mobil tahun 1990-an? Saat itu kabel mobil beratnya bisa mencapai 50 kg dengan panjang jika disambung-sambung mencapai 3 km.


Salah satu kisi tempat air menyelinap

Kalau belum parah atau berkarat bisa dibersihkan di bengkel resmi
Menurut Motorolla yang juga mendesain multiplex fly by wire pesawat terbang, mobil tahun 2000-an disarankan sudah memakai sistem multiplex ini. Soalnya dengan tambahan fitur seperti ABS, MID, sliding door, kebutuhan kabel naik 40%.

Lewat multiplex semua kabel terintegrasi satu sama lainnya dan bisa mengatur instrumen dasbor, lampu, transmisi lewat jalan yang lebih singkat.

Mindset rumit dan mahal bisa jadi bikin ngeri. Namun namanya teknologi pasti lebih banyak untungnya dong. Apalagi sudah sejak tahun 2000-an sedan-sedan di tanah air sudah mengadopsi sitem perkabelan ini.

“Bobot mobil berkurang dan bisa lebih cepat jika mendeteksi jika ada masalah kelistrikan,” terang Heri Wisesa, service manager PT Astra International-Peugeot saat itu yang tahun 2003-an melansir 206 multiplex. Begitu juga di varian Honda yang sudah tahun 2000-an mengadopsi sistem ini.

Lantas perlukan perawatan khusus pada sistem multiplex ini? “Jelas tidak sepanjang aman dari air atau kesalahan manusia,” tambah Jonfis.

Seperti pada pemasangan kaca film, air menyerap melalui celah dasbor dan menuju terminal multiplex. Sehingga sirkuit terjadi hubungan pendek dan mempengaruhi kerja komponen lain. “Makanya klakson berbunyi saat saya menggerakan tuas matik,” terang Johny, pemilik Freed 2009 yang problemnya hilang sendiri tanpa perlu dibawa ke bengkel.

Beberapa modifikator car audio, sistem multiplex tidak menghambat saat instalasi kelistrikan komponen audio di Freed. “Sistem kelistrikan audio standar biasa saja. Malah bisa diaplikasikan dengan mudah untuk car entertainment,” terang Andreas Tjahjadi, dari Audioplus, Kebon Jeruk, Jakbar.

Penulis/Foto: Bil / Dok.Otomotif, F.Yosi
READ MORE - Awas! Kaca Film Bisa Bikin Kelistrikan Honda Freed Bermasalah

Lumasi Pintu Geser Honda Freed Cegah Bunyi

OTOMOTIFNET (Rabu, 24/02/10) - Lirikan mata masyarakat tanah air pada sebuah mobil, bisa terbaca. Paling kentara, ketika melihat mobil jenis MPV, pasti langsung tertarik. Tak heran kedatangan Honda Freed disambut hangat penggemarnya.

Terlebih ditambah fitur menarik berupa pintu geser (Gbr.1) di belakang. Selain memberikan bukaan lebar buat kabin penumpang, juga praktis di lokasi parkir sempit. Masih dilengkapi juga dengan mekanisme elektris buat varian termewah.

Uniknya, pintu ini mulai bikin suara ketika membuka tutup. Bunyinya seperti gesekan dan terjadi utamanya ketika mobil habis kena hujan atau setelah dicuci. Suara muncul seiring pergerakan pintu membuka maupun menutup.

Kenapa ya? "Ya, sebaiknya rajin dirawat," ujar Andri Trisna Wijaya, pentolan komunitas Honda Freed Owners Indonesia (HOFOS). Menurutnya, mekanisme penggeser pintu relatif bisa bikin suara. Karena ada gesekan antara roller di bagian atas dan bawah pintu.

Mari kita cermati lebih lanjut. Pintu ini punya dua rel utama, yaitu di bagian atas dan bawah pintu. Pada bagian atas, tampak adanya roller berbahan plastik yang menjaga pintu tetap pada jalurnya (Gbr.2). Lalu di bawah ada roller besi mirip bearing yang lebih kuat untuk menahan bobot pintu (Gbr.3).


Gbr 1

Gbr 2

Gbr 3

Gbr 4
Setelah dicuci atau kena hujan, pelumas roller bisa luruh, terlebih jika setelah itu terjemur kepanasan. Pasti jadi seret. "Jaga kondisi roller supaya tidak berbunyi," bilang Andri yang membesut Freed putih dan ceper ini.

Seperti yang dilakukannya secara rutin, terutama setelah selesai mencuci. "Tinggal dilumasi saja bagian itu," tambahnya. Misalnya, roller plastik yang ada di atas pintu, bisa disemprot dengan menggunakan cairan silikon yang lebih cocok buat bahan plastik (Gbr.4). Cairan yang sama bisa sekalian diaplikasi buat karet-karet pintu atau karet channel dan pelipit kaca.

Sedangkan yang di bawah pintu, relatif berbeda karena dari bahan besi. "Bisa dilumasi pakai gemuk low temperature yang warnanya transparan. Sebaiknya jangan pakai gemuk high temperature karena bikin lengket debu," tutur pemukim Taman Aries Meruya, Jakbar.

Penulis/Foto: Manut / Johan
READ MORE - Lumasi Pintu Geser Honda Freed Cegah Bunyi

Mengamankan Kenyamanan Transmisi Otomatik

Jumat, 29/1/2010 | 17:14 WIB

KOMPAS.com – Saking nyaman transmisi otomatik di tengah-tengah kemacetan lalu lintas kota yang makin padat, banyak pengemudi membiarkan gigi pada posisi “D”. Untuk berhenti menunggu lampu merah, pengemudi hanya mengandalkan rem.

Penggunaan transmisi otomatik seperti itu, akan mempercepatnya rusak. Pasalnya, ketika posisi gigi di “D”, komponen transmisi, seperti kopling masih tetap bekerja.

Karena itulah, bila menggunakan transmisi otomatik, tangan tetap harus bekerja. Hanya kaki yang benar-benar istirahat.

Ketika berhenti menunggu lampu merah, sebaik geser posisi transmisi ke “N” yang berada di atas “D”. Dengan ini demikian, beban mesin berkurang dan kopling basah pada transmisi tidak saling bergesek (meregang). Selanjutnya, daya tahan atau umur pakai kopling tersebut lebih lama. Begitu juga dengan ATF (automatic transmission fluid)-nya.

Kopling tersebut harus dicegah cepat habis. Pasalnya, biaya untuk “operasi” transmisi ini cukup mahal bila diperlukan penggantian. Begitu juga dengan biaya ATF dan ongkos kerja. Di samping itu, bila kopling masih oke, Andda bisa tancap gas dengan mantap. Bila tidak, mobil akan loyo saat digeber dan dipastikan konsumsi bahan bakar ikut boros. Pasalnya, pedal gas diinjak lebih dalam namun mobil tidak bisa ngacir!

Mengeser transmisi ke posisi “N” saat berhenti juga membantu mengurangi kampas rem cepat habis atau aus. Pasalnya, bila tetap di “D”, berarti masih ada tenaga dari mesin, namun gerakan mobil ditahan oleh rem.

Untuk mencegah rem cepat habis, ketika meluncur di turunan, sebaiknya menggunakan gunakan posisi “D” untuk transmisi lama yang masih dilengkapi dengan tombol overdrive. Namun bila tidak lagi menggunakan tombol overdrive, geser atau tekan tombol D3. Bisa juga menggunakan “2”.

Jadi, pemeliharaan transmisi otomatik tidak hanya dengan penggantian ATF secara teratur, juga ditentukan cara mengoperasikannya. Malah bila cara menggunakan tidak tepat, justru mempercepatnya rusak! Kenyamanan pun berubah menjadi kekesalan!

Kompas.com/Zulkifli BJ
READ MORE - Mengamankan Kenyamanan Transmisi Otomatik